Dinsos Jatim Perkuat Layanan Dapur Umum Kemensos bagi Korban Banjir Pidie Jaya

pemerintahan | 23 Desember 2025 05:59

Dinsos Jatim Perkuat Layanan Dapur Umum Kemensos bagi Korban Banjir Pidie Jaya
Relawan Dinas Sosial (Dinsos) bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Jawa Timur turut berperan dalam mendukung operasional Dapur Umum Kementerian Sosial RI yang berlokasi di halaman Gedung Serbaguna Tgk Chik Pante Geulima, Kabupaten Pidie Jaya. (dok kominfo).

ACEH, PustakaJC.co  – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut memperkuat operasional Dapur Umum Kementerian Sosial RI di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Dapur umum yang berlokasi di halaman Gedung Serbaguna Tgk Chik Pante Geulima tersebut mulai aktif melayani kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir sejak 12 Desember 2025.

 

Ketua Tim Kerja Penanganan Korban Bencana Alam Dinsos Jatim, Hanif Iksanudin, Senin (22/12/2025), menyampaikan bahwa personel Dinsos Jatim telah tiba di lokasi sehari sebelumnya. Namun, aktivitas memasak baru dapat dilakukan keesokan harinya lantaran keterbatasan pasokan gas elpiji ukuran 12 kilogram. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa,(22/12/2025).

 

“Personel sudah siap sejak 11 Desember, tetapi operasional memasak baru berjalan pada tanggal 12 karena gas elpiji belum tersedia. Bahan pangan disuplai oleh Kemensos, sedangkan Dinsos Jawa Timur mendukung dari sisi tenaga,” jelas Hanif.

 

 

 

Dalam satu kali produksi, dapur umum mampu menyiapkan sekitar 7.000 porsi makanan. Proses memasak dilakukan dua kali sehari untuk memenuhi kebutuhan makan siang dan malam, dengan total produksi mencapai 14.000 porsi per hari hingga 18 Desember 2025.

 

Setelah itu, produksi disesuaikan menjadi 7.000 porsi per hari yang difokuskan untuk melayani wilayah Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Meureudu. Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi kebutuhan konsumsi pengungsi, relawan, tenaga kesehatan, PMI, TNI, dan Polri yang bertugas di lapangan.

 

Untuk menunjang kelancaran operasional, Dinsos Jawa Timur juga mengerahkan satu set dapur lapangan lengkap ke lokasi bencana. Peralatan tersebut membantu mempercepat proses pengolahan dan distribusi makanan di tengah situasi darurat.

 

 

 

Satu set dapur lapangan tersebut memiliki nilai Rp64.235.300, yang terdiri atas tenda dapur, panci, dandang, tungku api, kompor, serta perlengkapan memasak lainnya.

 

Hanif menambahkan, keterlibatan Dinsos Jawa Timur berlangsung selama masa tanggap darurat bencana, yakni dari 9 hingga 22 Desember 2025. Total sebanyak 27 personel diterjunkan, dengan 22 orang bertugas di Kabupaten Pidie Jaya dan lima personel lainnya mendukung penanganan di Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Dalam penyajian makanan, dapur umum menerapkan standar 3T, yakni Tepat Waktu, Lezat, dan Sehat, guna memastikan makanan yang disalurkan aman dan layak dikonsumsi oleh seluruh kelompok terdampak, termasuk anak-anak.

 

“Kami juga memprioritaskan penggunaan bahan baku dari wilayah sekitar agar roda perekonomian masyarakat setempat tetap bergerak. Sementara untuk bahan makanan utama dan peralatan dapur umum sepenuhnya didukung oleh Kementerian Sosial,” pungkasnya. (ivan)