Pemprov Jatim Gelar Dzikir, Doa, dan Sholawat Sambut Tahun Baru 2026

pemerintahan | 01 Januari 2026 06:29

Pemprov Jatim Gelar Dzikir, Doa, dan Sholawat Sambut Tahun Baru 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa , saat Dzikir, Doa, dan Sholawat Akhir Tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026 di Halaman Masjid Raya Islamic Center Surabaya. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Dzikir, Doa, dan Sholawat Akhir Tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026 di halaman Masjid Raya Islamic Center Surabaya, Selasa, (30/12/2025) malam.

 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Kamis, (1/1/2026).

 

Rangkaian acara diisi dengan tausiah oleh Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag., dilanjutkan dzikir dan doa bersama yang dipimpin Imam Besar Masjid Raya Islamic Center Surabaya, Dr. H. Ahmad Muzzaky Al Hafidz, M.Ag.

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan penghargaan kepada para juara Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Jawa Timur. Bank Jatim turut berpartisipasi dengan memberikan hadiah berupa 14 paket umrah bagi wajib pajak teladan.

 

“Dengan doa ini, semoga Allah SWT menganugerahkan keselamatan kepada kita semua,” ujar Khofifah.

 

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban bencana di sejumlah wilayah, khususnya di Aceh dan Sumatera, agar diberi kekuatan, kesabaran, serta mampu bangkit kembali.

 

“Menutup 2025 dan menyambut 2026, mari kita mendoakan saudara-saudara kita di Aceh, Medan, dan Sumatera. Semoga diberi kekuatan, kesabaran, dan kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.

 

Khofifah menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan persatuan di tengah masyarakat.

 

“Mudah-mudahan doa bersama ini menjadi penguat harmoni, tidak hanya di Surabaya, tetapi juga di seluruh Jawa Timur dan Indonesia,” pungkasnya.

 

 

 

Sementara itu, Habib Syech berharap doa bersama tersebut membawa keberkahan dan keselamatan bagi Jawa Timur dan Indonesia.

 

“Insyaallah dengan doa-doa ini, Jawa Timur aman, Indonesia selamat, dan keberkahan menyertai kita semua,” ucapnya.

 

Habib Syech juga mengajak masyarakat menebarkan kebaikan serta menjaga kedamaian di momentum pergantian tahun. Ia berharap doa bersama ini menghadirkan ketenangan, kekuatan, dan kesabaran bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan yang lebih harmonis.

 

“Jadikan akhir tahun ini sebagai akhir yang baik. Mari bersama-sama mewujudkan Indonesia yang damai, rukun, dan saling mendoakan,” tutupnya. (ivan)