Khofifah Resmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil

pemerintahan | 06 Januari 2026 05:36

Khofifah Resmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir sekaligus meresmikan ruang vaksinasi internasional RSI Masyithoh Bangil. (dok bhirawa)

 

 

PASURUAN, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu, (4/1/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai penanda beroperasinya layanan kesehatan berstandar internasional tersebut.

 

Peresmian ruang vaksinasi ini dirangkai dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-61 RSI Masyithoh Bangil sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Selasa, (6/1/2026).

 

RSI Masyithoh Bangil merupakan rumah sakit yang didirikan oleh Muslimat NU melalui Yayasan Kesehatan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Bangil pada 1989. Sejak berdiri, rumah sakit ini konsisten memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan keluarga.

 

 

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas kiprah panjang Muslimat NU dalam bidang kesehatan yang terus berkembang hingga mampu menghadirkan layanan vaksinasi internasional.

 

“Hari ini adalah Harlah ke-61 RSI Masyithoh Bangil di bawah koordinasi YKM NU. Perjuangan Muslimat NU di bidang kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, luar biasa,” ujar Khofifah.

 

Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU menegaskan, capaian RSI Masyithoh Bangil tidak lepas dari peran para pendiri YKM NU, di antaranya Nyai Solichah Wahid dan Nyai Solihah Saifuddin Zuhri.

 

 

Ia mengungkapkan, sejak awal Nyai Solichah Wahid telah menanamkan visi kuat tentang pentingnya ketahanan keluarga serta layanan kesehatan ibu dan anak. Bahkan, pada Kongres Muslimat NU tahun 1953, seluruh cabang didorong mendirikan Klinik Ibu dan Anak (BKIA).

 

“BKIA kemudian berkembang menjadi RSIA dan akhirnya menjadi RSI seperti sekarang. Ini menunjukkan kesinambungan perjuangan Muslimat NU,” jelas Khofifah.

 

Khofifah juga mengenang amanat Nyai Solichah Wahid terkait pentingnya membangun keluarga sejahtera dan maslahah melalui implementasi kebijakan kependudukan dan keluarga.

 

Menurutnya, konsep keluarga maslahah yang menekankan nilai co-parenting dan musyawarah dalam keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan relasi suami-istri yang saling menguatkan.

 

 

Ia berharap RSI Masyithoh Bangil terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

 

“Semoga RSI Masyithoh Bangil terus memberikan layanan terbaik dan menghadirkan kemanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. (ivan)