SIDOARJO, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai menggulirkan langkah pengendalian harga pangan menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah sekaligus membagikan beras gratis kepada masyarakat di Desa Kedengsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, (8/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi pasar murah perdana Pemprov Jatim pada 2026, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan dan Idul Fitri. Dilansir dari detik.com, Kamis, (8/1/2026).
Kepala Dinas Perdagangan Jawa Timur, Dr. Iwan, mengatakan pasar murah ini dirancang untuk menekan potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang bulan puasa.
“Ini pasar murah pertama di tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Ibu Gubernur. Kegiatan ini bagian dari persiapan menyongsong Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” ujar Iwan di sela kegiatan.
Ia menyebutkan, Ramadan diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026, sehingga langkah antisipasi perlu dilakukan lebih awal agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Telur ayam dijual Rp22 ribu per kilogram, lebih rendah dibanding harga pasaran yang mencapai Rp28 ribu per kilogram. Sementara gula pasir dijual Rp14.500 per kilogram, dari harga pasar sekitar Rp17 ribu per kilogram.
“Selisih harga ini diharapkan bisa membantu masyarakat sekaligus menahan kenaikan harga saat Ramadan,” jelasnya.
Pemprov Jatim, lanjut Iwan, telah mengalokasikan pasar murah di sekitar 110 titik di berbagai daerah. Namun, realisasi di lapangan akan menyesuaikan kondisi wilayah dan arahan langsung dari Gubernur Jawa Timur.
“Sekitar 110 titik sudah dianggarkan. Pelaksanaannya akan kita sesuaikan dengan situasi dan kebutuhan daerah,” katanya.
Lokasi pasar murah diprioritaskan di tingkat desa dan kelurahan agar mudah diakses masyarakat.
“Kita tempatkan di desa dan kelurahan supaya warga bisa menjangkau kebutuhan pokok seperti minyak, gula, dan bahan pangan lainnya dengan lebih mudah,” pungkasnya. (ivan)