Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Diplomat RI Terpilih sebagai Presiden

pemerintahan | 10 Januari 2026 06:09

Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Diplomat RI Terpilih sebagai Presiden
Gambaran umum dari pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia. (dok suarasurabaya)

JAKARTA, PustakaJC.co - Indonesia kembali mencatatkan capaian penting di panggung internasional. Diplomat senior RI, Sidharto Reza Suryodipuro, resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2026.

 

Pemilihan dilakukan oleh 47 negara anggota Dewan HAM PBB yang berkedudukan di Jenewa, Swiss, dengan masa jabatan satu tahun. Suryodipuro menjadi calon tunggal dari kelompok Asia-Pasifik, yang pada periode ini mendapat giliran memimpin Dewan HAM PBB. Dilansir dari suarasurabaya.net, Sabtu, (10/1/2026).

 

Usai dikukuhkan pada Kamis, (8/1/2026), Suryodipuro menegaskan komitmen Indonesia sebagai pendukung kuat Dewan HAM sejak pembentukannya dua dekade lalu, termasuk forum pendahulunya, Komisi Hak Asasi Manusia PBB.

 

 

“Langkah ini berakar pada Undang-Undang Dasar 1945 dan sejalan dengan tujuan serta prinsip Piagam PBB untuk mewujudkan perdamaian dunia, kemerdekaan, dan keadilan sosial,” ujar Suryodipuro dalam keterangan resmi, Jumat, (9/1/2026).

 

 

 

 

Ia menggantikan Jurg Lauber dari Swiss dan akan memimpin tiga sesi utama Dewan HAM PBB yang dijadwalkan berlangsung pada Februari, Juni, dan September 2026. Selain itu, Suryodipuro juga bertugas mengawasi Mekanisme Tinjauan Periodik Universal (UPR) terhadap rekam jejak HAM negara-negara anggota. (ivan)