BPBD Jatim Gercep Perbaiki EWS Banjir Rusak di Jombang

pemerintahan | 14 Januari 2026 19:08

BPBD Jatim Gercep Perbaiki EWS Banjir Rusak di Jombang
Ketua Tim Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Dadang Iqwandy langsung gercep memperbaiki EWS banjir di Jombang. (dok kominfo)

JOMBANG, PustakaJC.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bergerak cepat memperbaiki peralatan Early Warning System (EWS) banjir di Desa Tapen, Kabupaten Jombang, yang rusak akibat terjangan material pohon dari luapan Sungai Marmoyo.

 

Ketua Tim Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Dadang Iqwandy, mengatakan kerusakan terjadi setelah sensor EWS tersapu tumpukan pohon dan bambu yang terbawa arus banjir. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Rabu, (14/1/2026).

 

“EWS tersapu material banjir dan tumpukan pohon. Sensornya juga terdampak material bambu,” ujar Dadang dalam keterangannya di Surabaya, Rabu, (14/1/2026).

 

 

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Tim BPBD Jatim bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jombang langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan sementara. Petugas membersihkan material kayu dan pohon di sekitar EWS menggunakan perahu karet agar sistem bisa segera difungsikan kembali.

 

Dadang menambahkan, tingginya curah hujan di tengah cuaca ekstrem tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga memengaruhi kondisi peralatan kebencanaan di lapangan.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, menyebutkan bahwa dari pantauan dashboard BPBD Jatim, EWS banjir di lokasi tersebut sejak akhir pekan lalu telah menunjukkan status awas.

 

“Kami akan segera melakukan perbaikan menyeluruh agar fungsi peringatan dini kembali optimal,”tegasnya.

 

 

BPBD Jatim saat ini terus meningkatkan kesiapsiagaan menyusul masih tingginya intensitas hujan di sejumlah wilayah Jawa Timur. Petugas di lapangan diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. (ivan)