ESDM Jatim Bergerak Cepat Tangani Dugaan Sumur Berminyak, Komisi D DPRD Beri Apresiasi

pemerintahan | 21 Januari 2026 19:18

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak PHE WMO telah mengambil sampel air untuk diuji lebih lanjut. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga botol pada kedalaman 8 meter dan 16 meter.

 

“Hasil uji laboratorium nantinya akan disampaikan oleh SKK Migas Jabanusa untuk memastikan apakah cairan tersebut benar mengandung minyak bumi atau tidak,” tegasnya.

 

Sambil menunggu hasil pengujian laboratorium, pemerintah daerah setempat telah mengambil langkah antisipatif. Melalui Kecamatan Klampis, warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar lokasi sumur.

 

“Kami juga melarang warga mengambil atau memanfaatkan cairan yang diduga minyak tersebut untuk keperluan apa pun demi keselamatan bersama,” katanya.