Aris menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan dengan melibatkan DLH, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa, serta aparat keamanan.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Setelah hasil uji keluar, barulah ditentukan langkah teknis selanjutnya,” pungkasnya. (ivan)