ESDM Jatim Bergerak Cepat Tangani Dugaan Sumur Berminyak, Komisi D DPRD Beri Apresiasi

pemerintahan | 21 Januari 2026 19:18

 

Ia menjelaskan, sumur tersebut berada di halaman depan rumah seorang warga bernama Aida. Awalnya, sumur itu merupakan pengeboran air bersih dengan kedalaman mencapai 105 meter. Proses pengeboran dilakukan sejak 27 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, menggunakan pipa berdiameter sekitar 4 dim.

 

Permasalahan mulai muncul saat pompa dioperasikan pada 8 Januari 2026. Pada saat itu, air yang keluar bercampur dengan cairan yang secara visual diduga mengandung minyak bumi.

 

“Ketika pompa mulai dioperasikan, air keluar bersamaan dengan cairan yang secara kasat mata diduga minyak. Inilah yang kemudian dilaporkan oleh warga,” terang Aris.