SURABAYA, PustakaJC.co - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristiani untuk memperkuat pelayanan publik dengan semangat kasih, toleransi, dan kolaborasi. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal 2025 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2026 ASN Kristiani Pemprov Jatim di Gedung BK3S Jawa Timur.
Mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Adhy menegaskan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih, kedamaian, kerendahan hati, serta semangat melayani sejalan dengan arah pembangunan Jawa Timur yang inklusif dan berkeadilan.
“Nilai kasih dan perdamaian yang diajarkan Natal sangat relevan dengan komitmen Pemprov Jatim dalam menjaga kerukunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Adhy.
Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi ASN Kristiani yang dinilai konsisten mendukung visi dan misi pemerintah daerah. Menurutnya, tidak ada perbedaan perlakuan berbasis agama dalam birokrasi, yang menjadi ukuran adalah kinerja, integritas, dan komitmen pelayanan publik.
Adhy juga menegaskan Jawa Timur sebagai provinsi yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Pemerintah daerah, kata dia, memastikan seluruh umat beragama memiliki ruang yang aman dan adil untuk menjalankan ibadah dan aktivitas keagamaannya.
“Stabilitas sosial, ekonomi, politik, dan keamanan bisa terjaga karena toleransi dan kerja sama semua pihak, mulai Pemprov Jatim, TNI-Polri, hingga elemen masyarakat dan komunitas keagamaan,”jelasnya.
Memasuki tahun 2026, Adhy menyebut pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran akibat berkurangnya transfer pusat. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menghambat program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Tahun 2026 bukan hanya tahun efisiensi, tetapi tahun kolaborasi dan penguatan pelayanan publik. Kita harus kreatif dan membuka berbagai alternatif pembiayaan melalui kerja sama dengan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Adhy mengajak seluruh ASN Kristiani mendoakan daerah-daerah yang terdampak bencana di Indonesia, termasuk di Jawa Timur. Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Jatim, atas arahan Gubernur, telah melakukan langkah mitigasi bencana, salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca.
“Semoga Jawa Timur dan Indonesia selalu diberi perlindungan, masyarakatnya hidup rukun dan sejahtera,” pungkasnya.