SURABAYA, PustakaJC.co – Kekosongan tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat sorotan serius DPRD Jatim. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat percepatan kinerja pemerintahan periode kedua Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Budiono, meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim segera menuntaskan pengisian jabatan strategis tersebut. Menurutnya, ketergantungan pada pelaksana tugas (Plt) tidak bisa dibiarkan berlarut. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Rabu, (4/1/2026).
“Tidak bisa terus-menerus pakai Plt. Ini jabatan strategis. Kalau dibiarkan kosong atau hanya diisi sementara, ritme kerja OPD pasti tidak maksimal,” tegas Budiono, Selasa, (3/2/2026).