Khofifah juga menekankan bahwa di tengah maraknya konten otomatis dan informasi berbasis mesin, radio memiliki keunggulan karena menghadirkan suara manusia, empati, serta kedekatan sosial yang tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh teknologi.
Ia menilai tantangan utama media saat ini bukan semata kecepatan menyampaikan informasi, melainkan menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan publik agar radio tetap menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh informasi yang mencerahkan.
“Radio harus menjadi jangkar kepercayaan publik. Inovasi teknologi seharusnya memperkuat kualitas siaran, bukan menggantikan nilai kemanusiaan dalam komunikasi,” tegasnya.