KOTA BATU, PustakaJC.co - Kesenian tradisional Sanduk akhirnya mendapat pengakuan resmi dari pemerintah pusat. Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menetapkan Seni Sanduk sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, menandai keberhasilan perjuangan panjang para seniman Kota Batu dalam melestarikan identitas budaya daerah.
Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada Wali Kota Batu, Nurochman, dalam acara penetapan 46 Warisan Budaya Takbenda tahun 2026 di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Minggu, (22/2/2026).
“Sertifikat ini menjadi bentuk pengakuan resmi negara terhadap Seni Sanduk sebagai kekayaan budaya yang tumbuh, hidup, dan berkembang di tengah masyarakat Kota Batu,” ujar Nurochman, dikutip dari bhirawa.co.id, Selasa, (24/2/2026).
Menurutnya, penetapan ini menjadi kado istimewa bagi para pegiat seni, mengingat proses pengusulan berlangsung hampir tujuh tahun. Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat yang konsisten menjaga kelestarian kesenian tersebut.
“Alhamdulillah, seperti halnya Seni Bantengan dan Jaran Kepang yang sudah lebih dulu mendapatkan WBTb, kini Seni Sanduk juga mendapatkan pengakuan yang sama dari negara,” tambahnya.
Seni Sanduk sendiri merupakan tarian tradisional khas Kota Batu yang diwariskan secara turun-temurun. Kesenian ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga simbol identitas budaya masyarakat setempat.
Ke depan, Pemerintah Kota Batu berkomitmen memperkuat pembinaan dan regenerasi pelaku seni, serta mengintegrasikan promosi Seni Sanduk dalam agenda pariwisata daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penetapan 46 Warisan Budaya Takbenda menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan budaya di tengah arus modernisasi.
“Budaya ini harus diwariskan lintas generasi, sekaligus memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan pengakuan ini, Seni Sanduk tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kota Batu, tetapi juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat kekayaan budaya Indonesia. (ivan)