Mudik Gratis Pemprov Jatim Dibuka, 140 Bus Disiapkan Berangkat 18–19 Maret

pemerintahan | 09 Maret 2026 04:15

Mudik Gratis Pemprov Jatim Dibuka, 140 Bus Disiapkan Berangkat 18–19 Maret
Antrian para warga untuk verifikasi ulang program Mudik Gratis di Dinas Perhubungan Jawa Timur, Surabaya. (dok suarasurabaya)

 

 

SURABAYA, PusgakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat pada Lebaran 2026. Sebanyak 140 armada bus disiapkan untuk memberangkatkan pemudik pada 18 dan 19 Maret mendatang.

 

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengatakan program ini merupakan upaya pemerintah membantu masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas saat arus mudik, khususnya bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Dilansir dari suarasurabaya.net, Senin, (9/3/2026).

 

“Program mudik gratis ini merupakan kebijakan Gubernur Jawa Timur untuk membantu masyarakat kecil yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran,” ujarnya, Minggu (8/3).

 

 

Ia menjelaskan terdapat dua skema layanan mudik gratis yang disiapkan, yakni jalur darat menggunakan bus dan jalur laut menggunakan kapal penyeberangan.

 

Untuk jalur darat, Dishub Jatim menyiapkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP). Sebanyak 40 bus disiapkan untuk pemudik asal Jawa Timur yang berada di Jakarta. Keberangkatan direncanakan pada 18 Maret dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah.

 

“Sebanyak 40 bus disiapkan untuk masyarakat Jawa Timur yang berada di Jakarta agar bisa mudik gratis. Rencananya akan diberangkatkan pada 18 Maret,” jelasnya.

 

Sementara itu, untuk layanan mudik di dalam provinsi, Dishub Jatim menyiapkan 100 bus AKDP dengan tujuan 20 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Keberangkatan dijadwalkan pada 19 Maret dari depan kantor Dishub Jatim di Surabaya.

 

 

Pendaftaran mudik gratis dilakukan melalui dua mekanisme, yakni online dan offline. Pendaftaran online yang dibuka pada 2–5 Maret 2026 langsung diserbu masyarakat dan kuotanya habis hanya dalam waktu sekitar 10 menit.

 

“Kuota online sekitar 40 persen dari total kapasitas 100 bus, atau sekitar 1.600 penumpang. Baru dibuka 10 menit sudah habis,” kata Nyono.

 

Sementara pendaftaran offline mulai dibuka pada 8 Maret 2026 di Kantor Dishub Jatim untuk masyarakat yang tidak sempat atau tidak memahami pendaftaran secara daring.

 

Selain fasilitas bus, Pemprov Jatim juga menyediakan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk agar pemudik tidak perlu berkendara jauh.

 

“Kapasitas pengangkutan sepeda motor sekitar 200 unit. Nanti motornya diangkut dengan truk menuju daerah tujuan, sedangkan penumpangnya berangkat menggunakan bus,” jelasnya.

 

 

Tak hanya jalur darat, Pemprov Jatim juga menyediakan mudik gratis melalui jalur laut bagi masyarakat yang hendak menuju wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep. Layanan ini melayani rute dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi.

 

Program mudik gratis jalur laut ini dijadwalkan berlangsung mulai 8 Maret hingga masa arus balik pada 6 April 2026.

 

Menurut Nyono, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan mudik.

 

“Harapannya masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Mudik dengan selamat, berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, dan kembali juga dalam kondisi selamat,” pungkasnya. (ivan)