Apresiasi Pemprov Jatim untuk PLN, 640 Pemudik Diberangkatkan Gratis ke Jakarta

pemerintahan | 18 Maret 2026 04:47

Apresiasi Pemprov Jatim untuk PLN, 640 Pemudik Diberangkatkan Gratis ke Jakarta
Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat (kiri, mengenakan batik Korpri), menghadiri pelepasan program mudik gratis PLN di Stasiun Gubeng, Surabaya, sekaligus menyaksikan penyerahan simbolis kepada peserta. (dok surabayapagi)

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengapresiasi program mudik gratis yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

 

Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, menilai program tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi memicu kemacetan dan kecelakaan. Dilansir dari surabayapagi.com, Kamis, (18/3/2026).

 

“Program ini sangat membantu masyarakat agar dapat mudik dengan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar Imam Hidayat.

 

 

Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

 

Dalam program tersebut, PLN UID Jawa Timur memberangkatkan sebanyak 640 pemudik menggunakan Kereta Api Jayakarta rute Surabaya–Jakarta dari Stasiun Gubeng, Selasa (17/3/2026).

 

Para peserta berangkat pukul 13.55 WIB melalui jalur selatan, sehingga memungkinkan penumpang turun di sejumlah kota tujuan sepanjang perjalanan.

 

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan program mudik gratis merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat.

 

“Sebanyak 640 penumpang kami berangkatkan hari ini dan besok dengan tujuan Surabaya–Jakarta. Ini bagian dari komitmen PLN untuk tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 

 

Ia menambahkan, minat masyarakat terhadap program ini terus meningkat setiap tahun. Bahkan, sejumlah peserta mengusulkan agar ke depan tersedia fasilitas arus balik.

 

Antusiasme peserta juga terlihat dari berbagai testimoni. Rizky, warga Gunungsari, Surabaya, mengaku senang bisa mudik gratis ke Purwokerto bersama keluarganya.

 

“Alhamdulillah sangat senang, ini pertama kali dapat mudik gratis,” katanya.

 

 

Sementara itu, Dita, warga Malang, yang mudik ke Jakarta bersama keluarganya, berharap program ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

 

“Senang, alhamdulillah bisa ikut. Baru pertama kali, semoga ke depan diadakan lagi,” ujarnya. (ivan)