Ia juga menambahkan, kapasitas tangki BBM nasional secara umum mampu menampung hingga 21 hari kebutuhan. Namun, distribusi dan pasokan terus berjalan baik dari produksi dalam negeri maupun impor, sehingga ketersediaan tetap terjaga.
“Prinsipnya, BBM di Jawa Timur menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 sangat aman. Ini tidak hanya berdasarkan data, tapi juga indikator di lapangan,” tegasnya.
Salah satu indikator utama, lanjut Aris, adalah tidak adanya antrean panjang di SPBU. Dari hasil pemantauan, termasuk di wilayah Situbondo, distribusi BBM berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Kalau stok kurang, pasti terlihat dari antrean panjang. Tapi sampai sekarang tidak ada. Artinya distribusi berjalan baik dan stok tercukupi,” pungkasnya. (ivan)