Petani Gagal Panen, Pemprov Jatim Siapkan Bantuan Benih untuk Korban Banjir Pasuruan

pemerintahan | 27 Maret 2026 07:54

Petani Gagal Panen, Pemprov Jatim Siapkan Bantuan Benih untuk Korban Banjir Pasuruan
Pemprov Jatim siapkan bantuan benih bagi petani terdampak banjir Pasuruan. (dok antara)

 

 

PASURUAN, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat menyiapkan bantuan benih padi bagi petani di Kabupaten Pasuruan yang terdampak banjir sejak Selasa, (24/3/2026). Rendaman air yang tak kunjung surut menyebabkan sejumlah lahan pertanian mengalami gagal panen.

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan proses pendataan lahan terdampak telah dilakukan bersama Pemkab Pasuruan dan Dinas Pertanian Jatim. Bantuan benih akan segera disalurkan setelah data final rampung. Dilansir dari antaranews.com, Jumat, (27/3/2026).

 

“Pendataan sudah dilakukan. Setelah final, Dinas Pertanian Provinsi Jatim siap membantu benih bagi petani terdampak,” ujar Khofifah saat meninjau lokasi banjir di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kamis (26/3).

 

 

Menurut Khofifah, genangan air yang berlangsung cukup lama membuat tanaman padi membusuk. Kondisi ini memaksa petani harus mengulang masa tanam dari awal.

 

Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk memperbaiki infrastruktur irigasi yang ikut terdampak banjir. Perbaikan ini dinilai krusial agar sistem pengairan kembali normal saat musim tanam berikutnya.

 

Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Pemprov Jatim menyiapkan langkah antisipatif melalui program Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan intensitas hujan dan mempercepat surutnya genangan.

 

“Kami siapkan berbagai langkah, termasuk OMC, sebagai upaya mengurangi intensitas hujan agar genangan segera surut,” katanya.

 

 

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah juga menyerahkan bantuan sembako kepada ratusan warga terdampak, sebagian di antaranya masih mengungsi akibat tingginya debit air.

 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur per Kamis (26/3), total warga terdampak banjir di Kabupaten Pasuruan mencapai 1.148 kepala keluarga yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Beji, Rejoso, Bangil, Winongan, Grati, Kraton, dan Gempol. (ivan)