Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara ikhtiar lahir dan batin dalam mendukung keberhasilan pembangunan lingkungan berkelanjutan di Jawa Timur.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut capaian pengelolaan sampah Jawa Timur tertinggi secara nasional, yakni 52,7 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 24,95 persen.
“Jawa Timur mencatatkan capaian pengelolaan sampah sebesar 52,7 persen. Ini tertinggi di Indonesia dibandingkan seluruh provinsi, bahkan nasional yang baru 24,95 persen. Artinya, apa yang dilakukan Jawa Timur ini melampaui capaian nasional. Ini prestasi yang sangat luar biasa,” katanya.
Ia juga menyoroti penanganan praktik pembuangan terbuka (open dumping) di Jawa Timur yang dinilai lebih baik dibandingkan daerah lain, serta mendorong daerah lain menjadikan provinsi ini sebagai rujukan dalam pengelolaan sampah nasional. (ivan)