Kunjungan Wisata Jatim Tembus 5,3 Juta, Disbudpar Andalkan Data Real-Time

pemerintahan | 31 Maret 2026 09:00

Kunjungan Wisata Jatim Tembus 5,3 Juta, Disbudpar Andalkan Data Real-Time
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Evy Afianasari di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (dok beritajatim)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Jawa Timur tercatat menembus sekitar 5,3 juta orang hingga 29 Maret 2026. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya dan memperkuat posisi Jatim sebagai destinasi favorit.

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur, Evy Afianasari, menegaskan bahwa data tersebut merupakan hasil rekapitulasi resmi yang telah terverifikasi.

 

“Data yang sudah tersampaikan ke provinsi kami anggap valid karena sudah mendapat approval,” ujar Evy saat diwawancarai jurnalis PustakaJC.co, Senin, (30/3/2026).

 

 

Ia menjelaskan, pendataan dilakukan secara sistematis melalui integrasi laporan kabupaten/kota serta sistem digital yang mendukung pemantauan pergerakan wisatawan secara real-time.

 

Berdasarkan data hingga 29 Maret 2026, komposisi wisatawan masih didominasi wisatawan nusantara sebesar 99,74 persen atau sekitar 5,314 juta orang. Sementara itu, wisatawan mancanegara tercatat 0,26 persen atau sekitar 14 ribu orang.

 

Untuk menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan pengunjung, Disbudpar Jatim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap destinasi wisata, mulai dari standar operasional prosedur (SOP), perizinan, hingga kesiapan fasilitas.

 

Selain itu, sistem data real-time yang terhubung dengan seluruh kabupaten/kota juga terus diperkuat guna memastikan monitoring kondisi destinasi berjalan optimal selama periode libur.

 

 

Tak hanya mengejar jumlah kunjungan, Disbudpar menekankan bahwa keberhasilan sektor pariwisata juga diukur dari dampaknya terhadap ekonomi daerah serta tingkat kepuasan wisatawan.

 

Dengan strategi tersebut, lonjakan wisatawan diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. (ivan)