Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang transfer teknologi serta peningkatan standar kualitas produk agar mampu bersaing di pasar ekspor.
Khofifah juga menyoroti aspek kehalalan produk dari Australia. Ia menyebut proses penyembelihan di negara tersebut telah sesuai standar syariah, sehingga memberikan jaminan bagi konsumen Muslim.
“Ini penting karena yang kita datangkan adalah bahan baku, bukan barang konsumsi,” imbuhnya.
Sementara itu, Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono menegaskan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pelaku industri kedua negara.
“Kita mendukung industri kulit di Indonesia, baik untuk sepatu, tas, maupun produk lainnya,” ujarnya.