Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, DPRD Jatim merumuskan pokir yang difokuskan pada sejumlah sektor prioritas, meliputi penguatan layanan dasar pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, serta pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
Kemudian, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, penguatan perlindungan kelompok rentan, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam pokir DPRD.
“Pokok-pokok pikiran DPRD tersebut selaras dan memperkuat arah kebijakan pembangunan Pemprov Jatim Tahun 2027 yang dijabarkan dalam program prioritas Nawa Bhakti Satya,” jelasnya.