Delapan Daerah Siaga Kekeringan, BPBD Jatim Catat Distribusi Air Bersih Tembus 184 Ribu Liter

pemerintahan | 19 Juni 2026 17:34

 

Selain air bersih, BPBD Jatim juga menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti tandon air, jeriken dan terpal untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan.

 

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi mitigasi yang rutin dilakukan setiap musim kemarau.

 

Kondisi kekeringan tahun ini menjadi perhatian serius karena berdasarkan pemetaan BPBD Jatim, sejumlah wilayah rawan kekeringan mulai menunjukkan penurunan debit sumber air lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya.

 

Pada musim kemarau tahun lalu, BPBD Jatim mencatat lebih dari 400 ribu kepala keluarga di berbagai daerah terdampak kekeringan. Wilayah Madura, kawasan tapal kuda, hingga sebagian wilayah utara Jawa Timur menjadi daerah yang paling rentan mengalami krisis air bersih.

 

Karena itu, BPBD Jatim terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi lapangan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan.