Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan PELITA ASN, Perkuat Ketahanan Keluarga Demi Tingkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara

pemerintahan | 30 Juni 2026 19:07

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Persetujuan Bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Jawa Timur sebagai bentuk penguatan sinergi pelaksanaan PELITA ASN.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan pendampingan keluarga ASN melalui edukasi, konsultasi, hingga penyelesaian berbagai persoalan keluarga secara terpadu.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Penilaian Kinerja Pencegahan Perkawinan Anak (PPA Award) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 kepada kabupaten dan kota yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam upaya mencegah perkawinan anak.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam melindungi hak-hak anak. Kami berharap praktik-praktik baik ini dapat direplikasi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur," ungkapnya.

Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk penyelenggaraan PPA Award yang dinilainya menjadi terobosan penting dalam memperkuat perlindungan anak.

"Ada penghargaan PPPA Awards, jadi ini juga baru ada di Jawa Timur. Jadi kenapa Jawa Timur sering mendapatkan perhatian dan penghargaan ini karena inovasi dan kreativitasnya sangat luar biasa," ujar Arifah.

Pada PPA Award 2026, Pemerintah Kota Malang meraih Juara I, disusul Kabupaten Trenggalek sebagai Juara II dan Kota Probolinggo sebagai Juara III. Penghargaan Inovasi Terbaik diraih Kota Surabaya, Penghargaan Kelembagaan Terbaik diberikan kepada Kabupaten Lamongan, sedangkan Penghargaan Koordinasi Lintas Sektor Terbaik diraih Kabupaten Ngawi. (Pstk01)