PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Kandidat Tuan Rumah

pemerintahan | 02 Juli 2026 17:35

PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Kandidat Tuan Rumah
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H Amin Said Husni. (dok nuonline)

JAKARTA, PustakaJC.co – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi membentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU yang akan bertugas menilai kesiapan sembilan pondok pesantren di lima provinsi sebagai calon tuan rumah Muktamar pada 1–5 Agustus 2026.

 

Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, mengatakan pembentukan tim merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso pada 20–22 Juni 2026. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (2/7/2026).

 

Ketua Tim Survei dijabat Ahmad Said Asrori, sementara sekretaris tim adalah Muhammad Nuh.

 

“Ketua Tim Survei adalah Ketua SC, yaitu Kiai Ahmad Said Asrori, sedangkan Sekretaris Tim Survei adalah Prof Dr Muhammad Nuh,” kata Amin Said usai Rapat Harian Tanfidziyah PBNU di Jakarta, Kamis (2/7).

 

 

 

Tim akan melakukan survei pada 4–5 Juli 2026 terhadap sembilan pondok pesantren yang diusulkan sebagai lokasi penyelenggaraan maupun pembukaan Muktamar.

 

Lokasi yang akan disurvei meliputi Pondok Pesantren Syekh Al-Falah, Pondok Pesantren Al-Hamid, Pondok Pesantren Daarurrahman, Pondok Pesantren Buntet, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Pondok Pesantren Kempek, Pondok Pesantren Lirboyo, Pondok Pesantren Tambakberas sebagai kandidat lokasi pembukaan, serta Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu.

 

Hasil survei dijadwalkan dilaporkan pada Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah PBNU pada 7 Juli 2026. Dalam rapat tersebut, PBNU menargetkan sudah menetapkan lokasi final penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.

 

Selain membahas lokasi, rapat juga akan memfinalkan materi Muktamar sebagai tindak lanjut hasil Munas dan Konbes NU 2026.

 

Di sisi lain, PBNU masih menyelesaikan proses verifikasi kepesertaan Muktamar. Daftar Peserta Sementara (DPS) akan dicocokkan kembali bersama pengurus wilayah sebelum ditetapkan menjadi Daftar Peserta Tetap (DPT).

 

PBNU menargetkan DPT Muktamar Ke-35 NU rampung dan ditetapkan paling lambat pada pertengahan Juli 2026. (ivan)