SURABAYA, PustakaJC.co - Menjelang peresmian nasional yang ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026, sebanyak 1.097 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Timur telah menjalankan aktivitas usaha. Ratusan koperasi lainnya yang baru diresmikan kini masih dalam tahap evaluasi operasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa mengatakan, seluruh koperasi yang tercatat dalam sistem tersebut telah memenuhi indikator dasar operasional.
“1.097 itu yang sudah kami data dan sudah ada di sistemnya namanya Simkopdes di Kementerian Koperasi. Jadi ada transaksinya juga sudah ada, anggotanya juga sudah ada,” ujar Endy, dikutip dari suarasurabaya.net, Jumat, (3/7/2026).
Ia menjelaskan, secara keseluruhan pembangunan program Koperasi Merah Putih di Jawa Timur telah mencapai sekitar 5.000 bangunan. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.500 hingga 3.000 gedung telah rampung 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian.
Menurut Endy, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten/kota terus melakukan pengawasan terhadap pembangunan koperasi sebelum nantinya berkoordinasi dengan PT Agrinas dalam tahap operasional.
Sementara itu, sebanyak 530 gedung koperasi yang tersebar di delapan kabupaten/kota, di antaranya Nganjuk, Kediri, Mojokerto, dan Lamongan, telah diresmikan dan kini menjadi fokus evaluasi pemerintah.
“Sementara ini yang kita optimalkan untuk mengawasi, untuk melihat apakah yang 530 ini sudah jalan apa belum,” katanya.
Untuk mendukung operasional koperasi, pemerintah telah menggandeng sejumlah BUMN sebagai pemasok kebutuhan pokok. Pasokan berasal dari Bulog, Food ID, hingga LPG Pertamina sehingga aktivitas usaha mulai berjalan di berbagai daerah.
Di sisi lain, pembangunan gedung koperasi masih terus berlanjut. Pemerintah pusat menargetkan sekitar 30 ribu gedung Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dapat diresmikan secara serentak pada Agustus 2026.
Jawa Timur sendiri masih menunggu kepastian jumlah gedung yang dinyatakan siap beroperasi oleh PT Agrinas. Jika seluruh pembangunan selesai sesuai target, provinsi ini diproyeksikan memiliki lebih dari 5.000 gedung Koperasi Merah Putih.
“Kalau misalnya jadi semua ya yang 5.000 sekian itu berarti Jawa Timur ya 5.000. Tapi prinsip Pak Menteri Koperasi kemarin menyampaikan insyaallah targetnya 30.000 nanti Agustus akan diresmikan oleh Pak Prabowo,” ungkap Endy.
Pemerintah berharap percepatan operasional Koperasi Merah Putih mampu memperkuat perekonomian desa dan kelurahan melalui penyediaan kebutuhan pokok, peningkatan aktivitas usaha masyarakat, serta penguatan ekosistem koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. (ivan)