Menurut Asep, tantangan pembangunan saat ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor karena tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi atau daerah saja. Karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan kawasan.
Ia menambahkan Bakorwil III Malang bersama Bakorwil I Madiun dan Bakorwil V Jember berkomitmen menjadi penggerak pembangunan wilayah selatan Jawa Timur melalui penguatan sinergi antardaerah dan optimalisasi potensi kawasan.
Asep menjelaskan, kawasan selatan Jawa Timur memiliki potensi besar di berbagai sektor. Kabupaten Malang unggul di bidang tebu, kopi, hortikultura, dan pariwisata. Kabupaten Blitar menjadi salah satu sentra peternakan nasional, sementara Pacitan memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar.
Selain itu, Lumajang dan Jember dinilai memiliki peluang dalam pengembangan ekonomi hijau, sedangkan Banyuwangi telah berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang terhubung dengan Pulau Bali melalui konektivitas antarpulau.