Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Pembangunan Malang Raya dan Koridor Selatan

pemerintahan | 16 Juli 2026 18:10

 

Potensi lain yang menjadi kekuatan kawasan selatan meliputi sektor kehutanan, perkebunan kopi, kakao, tebu, pertanian hortikultura, perikanan tangkap, ekonomi kreatif, hingga sport ecotourism yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor jasa pendukung.

 

Dalam aspek konektivitas, Asep menilai percepatan pembangunan tidak harus selalu melalui pembangunan jalan tol baru. Menurutnya, optimalisasi jaringan infrastruktur yang sudah tersedia menjadi solusi yang lebih realistis dan efisien.

 

“Solusi yang lebih realistis adalah menghubungkan titik-titik keluar jalan tol dengan jalan nasional, kemudian memperkuat konektivitas menuju Jalur Lintas Selatan yang membentang dari Pacitan hingga Banyuwangi,” katanya.

 

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Novrizald Patterson, Agoes Basoeki, Saiful Arief, Abdillah Ubaidi, Budi Susilo, dan Wahyu Eko Setiawan.

 

Sebagai tindak lanjut, peserta forum menyepakati pembentukan Konsorsium Akselerasi Kawasan Selatan–Selatan Jawa Timur (AKSES Jatim) sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk mengawal implementasi pembangunan kawasan.

 

Konsorsium tersebut akan bekerja melalui lima kelompok kerja, yakni bidang pengetahuan dan inovasi, infrastruktur dan tata kelola kawasan, digitalisasi dan teknologi, institusional dan sosial, serta investasi dan pengembangan bisnis.

 

Asep menegaskan bahwa pembangunan kawasan selatan Jawa Timur harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat agar mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (ivan)