Prabowo Pastikan Korupsi dalam Program Pemerintah Ditindak Tegas

pemerintahan | 21 Juli 2026 07:15

Prabowo Pastikan Korupsi dalam Program Pemerintah Ditindak Tegas
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (dok antara)

JAKARTA, PustakaJC.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan menindak tegas setiap bentuk penyelewengan dalam pelaksanaan program-program pemerintah, termasuk program prioritas nasional.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, (20/7/2026). Dalam arahannya, Prabowo mengungkapkan pemerintah masih menemukan sejumlah penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah dibenahi agar berjalan sesuai tujuan. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (21/7/2026).

 

“Kita sedih ada ekonom-ekonom, ada pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari suatu pekerjaan atau suatu usaha yang begitu besar, begitu mulia untuk rakyat. Tapi apa boleh buat, kalau itu memang penyakit harus kita hadapi,” ujar Prabowo.

 

 

 

Presiden menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan yang dapat menghambat keberhasilan program-program untuk masyarakat. Menurutnya, setiap pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

 

Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan perekonomian nasional.

 

Prabowo mengibaratkan perekonomian sebagai tubuh yang harus dijaga kesehatannya. Karena itu, berbagai praktik seperti korupsi, manipulasi harga (mark up), penipuan, hingga kolusi harus diberantas agar tidak merusak fondasi ekonomi Indonesia.

 

“Ini kita sedang perbaiki,” katanya.

 

 

 

Presiden berharap seluruh jajaran kementerian dan lembaga terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia juga meminta setiap aparatur negara menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

 

Sidang Kabinet Paripurna tersebut turut membahas evaluasi pelaksanaan berbagai program prioritas nasional serta langkah-langkah percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (ivan)