Menurut Fahmi, sejak zaman dahulu sungai telah menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain sebagai sumber air, sungai juga berperan dalam mendukung sektor pertanian, perdagangan, transportasi, hingga pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Ia menjelaskan bahwa sungai, danau, dan waduk memiliki fungsi yang sangat luas, mulai dari penyediaan air baku, irigasi pertanian, kebutuhan industri, pembangkitan listrik, perikanan, pariwisata, transportasi, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga pengendalian banjir.
Karena itu, pemanfaatan sumber daya air harus mengacu pada lima prinsip utama, yaitu adil, efisien, terukur, lestari, dan adaptif. Prinsip tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
“Pemanfaatan air tidak hanya berbicara mengenai berapa banyak air yang dapat digunakan, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas, ketersediaan, dan keberlanjutannya agar tetap dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Fahmi.