Jamal yang sehari-hari berkegiatan sebagai musisi pernah bekerja sebagai barista dan kini juga berperan sebagai koordinator website di Komunitas Mata Hati.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan dapat memperkuat kemampuan dirinya dan teman-teman penyandang disabilitas untuk berkontribusi lebih luas.
“Harapannya, pelatihan ini bisa menjadikan kapabilitas saya dan teman-teman bertambah agar bisa berkontribusi di masyarakat. Jumlah penyandang disabilitas cukup besar. Sayang kalau hanya menjadi sekumpulan manusia. Kami harus bisa berkontribusi, mulai dari yang paling kecil di rumah, lingkungan, hingga negara,” katanya.
Jamal juga mengajak penyandang disabilitas untuk terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti pada posisi sebagai penerima bantuan.
“Jangan terus meminta untuk dikasihani, tetapi mulailah untuk berkontribusi,” tegasnya.