500 Pendaki Ekspedisi 81 Arjuno Bergerak, Khofifah Titip Pesan Jaga Hutan

pemerintahan | 16 Agustus 2026 08:30

500 Pendaki Ekspedisi 81 Arjuno Bergerak, Khofifah Titip Pesan Jaga Hutan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas peserta Pendakian Ekspedisi 81 Arjuno 3339 MDPL di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 500 peserta Pendakian Ekspedisi 81 Arjuno 3339 Meter Di Atas Permukaan Laut (MDPL) dari Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu, (15/8/2026).

 

Ekspedisi yang berlangsung 15–17 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan mengusung tema “Merawat Hutan, Mencegah Kebakaran, Menjaga Kehidupan, Menguatkan Indonesia”. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (16/8/2026).

 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi mengatakan, ekspedisi tersebut bukan sekadar kegiatan untuk menaklukkan Gunung Arjuno. Menurutnya, para peserta diajak untuk mencintai dan menjaga kelestarian kawasan pegunungan.

 

“Para pendaki tidak akan menaklukkan Gunung Arjuno, tetapi akan mencintai Gunung Arjuno,” kata Jumadi.

 

 

Ia menjelaskan, Gunung Arjuno memiliki nilai ekologis dan historis penting bagi Jawa Timur. Gunung setinggi 3.339 MDPL tersebut menjadi salah satu kawasan penyangga ekologi yang berperan dalam menjaga tata air, melindungi tanah, serta menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

 

Ekspedisi dipimpin Brigadir Jenderal TNI Singgih Pambudi Arinto, Kapok Sahli Kodam V/Brawijaya. Ia juga dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pasar Dieng pada 17 Agustus 2026.

 

Sebanyak 500 peserta dan unsur pendukung dari 41 entitas ambil bagian dalam ekspedisi tersebut. Mereka berasal dari sembilan unsur, mulai dari instansi pemerintah, TNI-Polri, pecinta alam dan Pramuka, pendaki perempuan, mahasiswa dan pelajar, relawan, lembaga swadaya masyarakat, media, hingga dunia usaha.

 

Peserta juga datang dari 16 provinsi, yakni Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara.

 

 

Semangat peringatan kemerdekaan juga diwujudkan melalui upacara di lima puncak bukit dengan jalur pendakian pendek di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Kelima lokasi tersebut yakni Lincing, Watu Jengger, Semar, Pundak, dan Cendono.

 

Kegiatan di lima titik tersebut diikuti sekitar 650 peserta. Dengan demikian, lebih dari 1.000 orang bergerak bersama dalam rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan di berbagai kawasan Tahura Raden Soerjo.

 

Selain pendakian dan upacara kemerdekaan, peserta juga akan melakukan sejumlah aksi konservasi. Di antaranya menanam 400 tanaman Ficus atau cemara gunung, memasang papan imbauan pencegahan kebakaran, membersihkan jalur pendakian, membentuk formasi angka 81, serta membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter menuju Puncak Arjuno.

 

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan penting mengenai perlindungan kawasan hutan, khususnya dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim turut menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit kendaraan roda empat double cabin beserta perlengkapan pemadam kebakaran untuk mendukung upaya penanganan dan pencegahan kebakaran di kawasan hutan.

 

Ekspedisi 81 Arjuno diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi momentum memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan dan lingkungan. (ivan)