SURABAYA, PustakaJC.co – DPRD Provinsi Jawa Timur mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat, (14/8/2026).
Pidato kenegaraan tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali capaian pembangunan sekaligus memperkuat semangat bersama dalam melanjutkan pembangunan nasional. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (16/8/2026).
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arah kebijakan dan capaian pemerintah selama 21 bulan kepemimpinannya. Ia menegaskan empat pedoman utama yang menjadi landasan kerja Kabinet Merah Putih.
Pedoman tersebut meliputi menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, menjaga kepentingan nasional, mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin, serta memastikan seluruh kebijakan berorientasi pada kepentingan rakyat dan generasi mendatang.
Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah, di antaranya pelaksanaan 121 kebijakan transformatif untuk menjawab berbagai persoalan bangsa.
Di sektor pangan, pemerintah menyampaikan capaian swasembada pangan dalam waktu satu tahun. Pemerintah juga menghapus 145 aturan terkait penyaluran pupuk yang berdampak pada penurunan harga pupuk hingga 20 persen.
Indonesia juga disebut telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan, termasuk beras, jagung, dan gula. Di sektor energi, pemerintah terus mendorong kemandirian energi melalui program diesel B50.
Sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga terus dikembangkan, seperti program makan bergizi, bantuan sosial digital, serta hilirisasi.
Presiden Prabowo menegaskan pembangunan Indonesia merupakan hasil kerja bersama seluruh lembaga negara dan berbagai elemen masyarakat. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur M. Musyafak menyampaikan bahwa pidato kenegaraan Presiden menjadi gambaran arah kebijakan nasional sekaligus capaian pembangunan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.
“Pidato kenegaraan Presiden RI hari ini merupakan cerminan arah kebijakan nasional dan capaian-capaian pembangunan bangsa dalam menghadapi tantangan global, sekaligus menjadi dorongan di daerah untuk menyelaraskan langkah dalam pembangunan yang lebih baik,” ujar Musyafak.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai kebijakan pembangunan dapat diterjemahkan dan dilaksanakan secara optimal di daerah.
DPRD Jatim pun mendorong semangat kolaborasi dan penyelarasan pembangunan agar berbagai program pemerintah dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Timur. (ivan)