Jairi mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang selama ini telah memberikan dukungan kepada komunitas budaya, termasuk melalui program penghargaan bagi seniman dan budayawan.
Meski demikian, ia berharap dukungan tersebut dapat diperluas hingga kelompok seni tradisional yang tumbuh di tingkat kecamatan, desa, hingga dusun.
Menurutnya, agenda pertunjukan budaya yang diselenggarakan secara berkala dapat membuka akses lebih luas bagi para seniman untuk tampil. Ruang pertunjukan juga dapat dikembangkan di berbagai lokasi, seperti hotel, destinasi wisata, maupun agenda kebudayaan daerah.
Dengan adanya panggung yang berkelanjutan, seni tradisi diharapkan tidak hanya terjaga sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu menciptakan regenerasi seniman serta memberikan nilai ekonomi bagi komunitas seni di Jawa Timur. (ivan)