Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Surabaya Tata Kawasan Pucang Anom

pemerintahan | 25 Agustus 2026 10:26

 

Saluran air akan dibongkar dan dikeruk untuk mengangkat endapan lumpur yang menghambat aliran air. Dalam proses tersebut, Pemkot Surabaya juga akan menggunakan ekskavator.

 

“Saluran air ini sudah lama tidak bisa dikeruk karena dibuat jualan. Maka ini dibersihkan, nanti dibongkar semuanya kita pakai ekskavator untuk ambil endapan lumpurnya,” jelas Eri.

 

Setelah saluran dibersihkan, area tersebut akan ditata kembali menjadi jalan dan diaspal hingga bagian bahu jalan. Pemkot Surabaya juga mengatur lokasi parkir agar tidak menghambat kendaraan.

 

Eri menjelaskan, parkir kendaraan nantinya hanya diperbolehkan di satu sisi jalan. Sementara sisi lainnya tidak diperbolehkan digunakan sebagai area parkir untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

 

Ia berharap penataan kawasan Jalan Pucang Anom dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari mengurangi kemacetan, membuat kawasan pasar lebih tertib, hingga mencegah terjadinya genangan.

 

“Semoga setelah ini Jalan Pucang tidak macet, yang kedua tampak rapi, yang ketiga tidak ada genangan, dan yang keempat pedagang yang ada di dalam pasar merasa bahwa mereka juga terlindungi,” pungkasnya. (ivan)