Pengawasan Tak Cukup Setelah Insiden
Adhy menegaskan, evaluasi terhadap SPPG tidak boleh berhenti pada pemberian sanksi atau punishment setelah terjadi persoalan.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kondisi dapur, proses pengolahan makanan, hingga kepatuhan terhadap SOP diperiksa secara berkala.
“Dan tentu kita ke depan tidak bisa lagi kalau terjadi sesuatu hanya sampai terjadi sesuatu kemudian punishment. Tetapi kita betul-betul dicek secara berkala kondisi dapur tersebut,” pungkasnya.
Karena itu, Pemprov Jatim akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dapur MBG di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi agar kejadian dugaan keracunan seperti di Sidoarjo tidak kembali terjadi.
Pengetatan pengawasan tidak hanya menyasar SPPG Kalitengah di Kecamatan Tanggulangin, tetapi juga dilakukan terhadap SPPG lain sebagai langkah pencegahan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Jawa Timur. (ivan)