BKSDA Jatim Tangani Karhutla Gunung Argopuro, Luasan Lahan Terbakar Masih Dipetakan

pemerintahan | 09 September 2026 13:42

BKSDA Jatim Tangani Karhutla Gunung Argopuro, Luasan Lahan Terbakar Masih Dipetakan
Tim gabungan terus memantau pergerakan api dan mendelineasi area terdampak di Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang, Argopuro. (dok kompas)

SITUBONDO, PustakaJC.co - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur bersama sejumlah instansi daerah terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kawasan Konservasi Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang atau Pegunungan Argopuro.

 

Kepala BKSDA Jawa Timur, Nur Patria, mengungkapkan bahwa titik api saat ini masih aktif berkobar. Oleh karena itu, pihak otoritas belum dapat memastikan total luasan area terdampak maupun penyebab pasti munculnya titik api. Dilansir dari kompas.com, Rabu, (9/9/2026).

 

"Kami belum bisa merilis sebelum kami pastikan. Setelah api padam, kami melakukan mapping sambil mendeliniasi darat dengan drone atau citra satelit," ujar Nur Patria, Rabu, (9/9/2026).

 

 

 

Upaya pemadaman di Gunung Argopuro direncanakan menggunakan metode pemadaman udara (water bombing) menggunakan helikopter, menyusul penanganan karhutla yang juga dilakukan di kawasan Kawah Ijen. Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berupa penyemaian garam di awan telah dikerahkan secara simultan di atas Gunung Ijen dan Gunung Argopuro guna memicu terjadinya hujan.

 

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, jalur pendakian Gunung Argopuro ditutup sementara, dan biaya tiket para pendaki akan dikembalikan penuh.

 

Mengingat kondisi musim kemarau yang terik serta tiupan angin kencang di kawasan dataran tinggi, BBKSDA Jatim mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, ladang, maupun sampah yang berpotensi meluaskan sebaran api. (ivan)