SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga dan melestarikan sungai sebagai investasi penting bagi keberlanjutan kehidupan. Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Sungai Nasional 2026.
Menurut Khofifah, menjaga sungai berarti menjaga kehidupan karena sungai memiliki peran vital sebagai penyedia air baku, sumber irigasi pertanian, penopang ekosistem, pengendali banjir, hingga penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, upaya pemulihan dan pelestarian sungai tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Menjaga sungai berarti menjaga kehidupan. Karena itu, upaya pemulihan dan pelestarian sungai harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar sungai tetap menjadi sumber kehidupan yang terjaga,” ujar Khofifah, Senin, (27/7/2026).