Dinkes Surabaya Imbau Warga Tak Panik Sikapi Kenaikan Kasus Influenza A, Layanan Faskes Dipastikan Normal

pemerintahan | 15 September 2026 17:41

Dinkes Surabaya Imbau Warga Tak Panik Sikapi Kenaikan Kasus Influenza A, Layanan Faskes Dipastikan Normal
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (faskes), baik puskesmas maupun rumah sakit, tetap beroperasi secara normal di tengah tren kenaikan kasus demam dan influenza tipe A yang dilaporkan belakangan ini.

 

Kepala Dinkes Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menegaskan bahwa lonjakan kasus yang terjadi saat ini masih berada dalam batas wajar. Menurutnya, dinamika ini dipengaruhi oleh perubahan cuaca serta tingginya mobilitas masyarakat. Dilansir dari jawapos.com, Selasa, (15/9/2026).

 

"Fasilitas kesehatan kami siap. Rumah sakit tetap memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan medis, terutama dalam kondisi gawat darurat," ujar dr. Billy pada Selasa (15/9).

 

 

Guna mengantisipasi lonjakan lebih lanjut, Dinkes Surabaya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi intensif dengan seluruh faskes. Pemantauan tersebut mencakup kesiapan ketersediaan tempat tidur (BOR) hingga kesiapan tenaga medis.

 

Ia menjelaskan bahwa gejala influenza ringan cukup ditangani melalui layanan rawat jalan di puskesmas atau faskes tingkat pertama. Rawat inap di rumah sakit hanya diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan observasi ketat atau mengalami gangguan pernapasan berat.

Di samping itu, dr. Billy meminta masyarakat untuk menyaring informasi yang beredar, khususnya isu-isu liar terkait kapasitas rumah sakit yang penuh.

 

"Informasi mengenai kondisi rumah sakit sebaiknya tidak langsung dipercaya apabila belum diketahui sumber dan kebenarannya," imbaunya.

 

Masyarakat dianjurkan untuk tetap menjaga daya tahan tubuh dengan beristirahat cukup, mengonsumsi air putih, memakai masker saat beraktivitas, serta menambah asupan vitamin. Jika mengalami gejala sakit, warga diimbau untuk memeriksakan diri ke puskesmas terdekat terlebih dahulu guna mendapatkan penanganan yang tepat. (ivan)