Cegah ISPA di Medan Karhutla Bromo, Petugas Diwajibkan Pakai APD Lengkap

pemerintahan | 16 September 2026 18:09

 

Gatot menambahkan, standar APD yang diterjunkan untuk tim BPBD Jatim meliputi helm pelindung, seragam tahan panas, sarung tangan, hingga sepatu khusus medis/lapangan. Perlindungan pernapasan menjadi krusial mengingat karakter asap karhutla di Bromo bercampur dengan debu dan material udara kering yang sangat rentan memicu iritasi paru-paru.

 

Luas Kebakaran Capai 200 Hektare

 

Kebakaran yang kembali menyala sejak Kamis, (10/9/2026) sore itu diperkirakan telah melahap sekitar 200 hektare lahan vegetasi. Kobaran api sempat merambat ke sejumlah titik krusial, seperti wilayah Ngadas, Watu Gede, hingga Jemplang.

 

Upaya pemadaman dilakukan secara simultan melalui jalur darat secara manual dan pemantauan jalur udara. Namun, strategi pemboman air (water bombing) menggunakan helikopter sempat terkendala angin kencang di sekitar puncak.

 

"Untuk Bromo tinggal beberapa titik asap yang harus kita lakukan proses pendinginan dan pembasahan. Sekarang anginnya masih kencang, belum bisa dilakukan water bombing," jelas Gatot.

 

Meski api belum memapar pemukiman warga, sempat terjadi kepanikan pada Sabtu (12/9/2026) ketika kobaran api mengepung kawasan fasilitas wisata Bromo Hill. Kejadian tersebut melahap sebagian jaringan pipa air bersih warga setempat sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim gabungan. BPBD Jatim memproyeksikan proses pendinginan total dapat diselesaikan dalam waktu dekat. (ivan)