MALANG, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Kehutanan bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar Safari Perhutanan Sosial di Pantai Tanjung Penyu, Kabupaten Malang, Sabtu, (26/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian fungsi ekologis hutan.
Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI, Apri Dwi Sumarah, mengapresiasi capaian dan inovasi Jawa Timur yang dinilainya sebagai salah satu yang terbaik secara nasional. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (27/9/2026).
"Jawa Timur banyak melakukan inovasi seperti Festival Mangrove, Jambore Perhutanan Sosial, hingga Safari Perhutanan Sosial ini yang baru pertama kali dan satu-satunya di Indonesia. Jawa Timur adalah rumah bagi perhutanan sosial," ujar Apri saat memberikan sambutan.
Apri menambahkan, program perhutanan sosial nasional telah memfasilitasi akses pengelolaan hutan seluas 8,46 juta hektar bagi 1,46 juta Kepala Keluarga dari target total 12,7 juta hektar. Menurutnya, program afirmasi ini memindahkan akses pengelolaan yang dulunya didominasi korporasi langsung kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menegaskan bahwa perhutanan sosial berfungsi sebagai instrumen ekonomi lokal untuk mengurangi ketimpangan dan membuka lapangan kerja baru.
"Safari Perhutanan Sosial di Malang ini menjadi titik awal yang akan berlanjut ke wilayah barat dan timur Jawa Timur. Kami juga akan mengonsolidasikan Bappeda kabupaten/kota terkait agar alokasi perhutanan sosial di Jatim segera mendapatkan kepastian pengelolaan," jelas Jumadi.
Rangkaian acara yang diawali dengan Tari Tradisional Baskalan ini turut dimeriahkan oleh kehadiran vokalis band Slank, Akhadi Wira Satriaji (Kaka Slank). Selain itu, diserahkan pula penghargaan dari Gubernur Jawa Timur kepada tim Ekspedisi 81 Gunung Arjuno 3.339 MDPL, yang ditutup secara simbolis dengan aksi pelepasliaran tukik di Pantai Tanjung Penyu. (ivan)