Para peserta merupakan santri pilihan berprestasi yang berasal dari Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Pendidikan Salafiyah, Satuan Pendidikan Mu’adalah (SPM), hingga jenjang Ulya/Madrasah Aliyah di lingkungan pesantren Jawa Timur.
"Sebanyak 63 peserta terbagi dalam delapan Umpi. Empat Umpi putra berasal dari Sidoarjo, Pacitan, Ponorogo, dan Bondowoso. Sementara empat Umpi putri berasal dari Kota Malang, Jember, Nganjuk, dan Jombang," jelas Akhmad.
Sejumlah pondok pesantren ternama turut mengirimkan santri terbaiknya dalam kontingen ini, di antaranya Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan, Al Amanah Sidoarjo, Wali Songo Ponorogo, Al Ishlah Bondowoso, Darul Hikmah Jember, Raudlatul Jannah Jember, Nurul Islam Jember, Mambaul Ma’arif Jombang, Al Madienah Jombang, Darul Ukhuwah Kota Malang, hingga PP Modern Al Barokah Nganjuk.
Akhmad optimistis rekam jejak dan keahlian yang dimiliki para santri mampu membawa Kontingen Jawa Timur tampil menonjol dan meraih capaian tertinggi pada ajang tingkat nasional tersebut. (ivan)