Pentingnya Kepastian dan Proses Due Diligence Cepat
Berdasarkan data Kadin Jatim, Jawa Timur menyumbang 14,34 persen terhadap PDRB nasional, dengan realisasi investasi mencapai Rp40,1 triliun pada Triwulan II 2026. Meski angka aktivitas ekonomi ini terbilang tinggi, Adik menilai ketidakpastian tetap menjadi hambatan terbesar bagi calon investor.
Untuk mengatasi hal tersebut, setiap penawaran proyek hendaknya dibekali dokumen analisis bisnis (business case) yang transparan. Informasi vital seperti status lahan, proyeksi pendapatan, jadwal kerja, hingga peta pembagian risiko harus disajikan dengan matang.
“Pertanyaan due diligence investor harus dapat dijawab dalam hitungan hari, bukan bulan. Ini bagian penting dari kesiapan proyek agar investor mendapatkan kepastian sebelum mengambil keputusan,” tegasnya.