BPBD Jatim Perkuat Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Dikerahkan

pemerintahan | 04 Oktober 2026 20:31

BPBD Jatim Perkuat Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Dikerahkan
Dok BPBD Jatim

SURABAYA, PustakaJC.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur (BPBD Jatim) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah kawasan sepanjang musim kemarau 2026.

 

Hingga awal Oktober, BPBD Jatim mencatat 136 kejadian karhutla di 25 daerah, dengan total area terbakar mencapai 9.269,55 hektare. Sebagian besar titik api telah berhasil ditangani, namun personel dan armada masih disiagakan di kawasan rawan karena kondisi kemarau belum sepenuhnya berakhir.

 

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, penanganan dilakukan secara berlapis dengan mengandalkan kekuatan gabungan di lapangan. Tidak hanya pemadaman ketika api membesar, tetapi juga penyisiran, pembasahan, pemantauan serta kesiapsiagaan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

“Sebagian besar titik api sudah berhasil kita padamkan, namun personel dan armada penanggulangan bencana tetap disiagakan secara penuh di lapangan,” kata Gatot, seperti dikutip Suara Surabaya pada 1 Oktober 2026.

 

Pola tersebut menjadi penting karena karhutla Jawa Timur banyak terjadi di kawasan pegunungan dengan medan terjal, akses terbatas dan vegetasi yang mengering. Dalam kondisi seperti itu, strategi penanganan tidak dapat mengandalkan satu metode.

 

BPBD Jatim mengombinasikan operasi pemadaman darat dengan dukungan udara, termasuk water bombing, sekaligus memperkuat koordinasi bersama BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, Manggala Agni, pengelola kawasan hutan dan relawan.