SURABAYA, PustakaJC.co – Ribuan jamaah Syekhermania dari berbagai pelosok Jawa Timur memadati halaman Gedung DPRD Provinsi Jatim, Rabu, (7/10/2026) malam. Kehadiran massa dalam ajang "Jawa Timur Bersholawat" yang dipimpin ulama tersohor Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti lokasi acara sejak awal kegiatan. Momentum syiar keagamaan ini dikemas oleh pihak legislatif Jatim guna memanjatkan doa bersama demi kedamaian serta kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. Dilansir dari jatimpos.co, Kamis, (8/10/2026).
Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh. Ia berharap lantunan sholawat yang bergema malam itu menjadi ikhtiar spiritual agar kondisi daerah tetap kondusif, dingin, dan tenang.
"Mudah-mudahan langit hari ini akan mendengar langsung sholawat kita. Jawa Timur menjadi dingin, Jawa Timur menjadi tenang," tutur Musyafak di hadapan para jamaah.
Musyafak turut melayangkan doa mendalam bagi warga yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi, penyakit, hingga pencarian lapangan kerja. Tak luput, sektor vital daerah seperti pertanian dan perikanan juga menjadi perhatian utamanya agar para petani dan nelayan memperoleh panen berlimpah dengan harga pasar yang stabil.
Senada dengan Musyafak, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk terus menjaga keguyuban dan kerukunan warga. Menurutnya, kolaborasi doa bersama masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan provinsi yang aman dan berlimpah berkah.
"Mudah-mudahan Jawa Timur ini Allah anugerahkan provinsi yang aman, provinsi yang damai, provinsi yang masyarakatnya guyub rukun, bahagia sejahtera, serta penuh ridha dan barakah Allah SWT," tegas Khofifah, sebelum akhirnya memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah.
Di sisi lain, kepekaan dan antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Meski mengakui kondisi fisiknya sedang kurang fit akibat flu dan demam tinggi selama lima hari terakhir, pimpinan Sholawat Syekhermania ini tetap memaksakan hadir demi mengobati kerinduan bersama masyarakat Jawa Timur.
Mengawali gema sholawat, Habib Syech berpesan agar seluruh jamaah senantiasa membiasakan diri membaca kalimat bismillahirrahmanirrahim di setiap awal ruang ikhtiar dan ibadah.
"Jadi seluruhnya diawali dengan Bismillahirrahmanirrahim. Ini pasti ditulis ibadah. Jangan tidak pakai bismillah, supaya ditulis ibadah," pesan Habib Syech secara sejuk.
Acara Jawa Timur Bersholawat ini menjadi salah satu dari sekian rangkaian agenda keagamaan, budaya, dan kenegaraan yang disiapkan DPRD Jatim untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tahun 2026. (ivan)