BTN dan REI Jatim Perkuat Sinergi Percepat Penyediaan Hunian Layak dan Tekan Backlog Perumahan

pemerintahan | 09 Oktober 2026 12:47

BTN dan REI Jatim Perkuat Sinergi Percepat Penyediaan Hunian Layak dan Tekan Backlog Perumahan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara bersama Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Jawa Timur dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Surabaya, Jawa Timur. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara mempererat kolaborasi dengan Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Jawa Timur. Langkah ini diambil guna mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah.

 

Sinergi tersebut dipublikasikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD REI Jawa Timur di Surabaya, Jumat (9/10/2026).

Kepala Kantor Wilayah BTN Jatim-Bali-Nusra, Bagus Hendri Setiawan, menegaskan komitmen perseroan dalam mendampingi para pengembang di daerah. Dilansir dari antaranews.com, Jumat, (9/10/2026).

 

"Sektor properti memiliki dampak berganda (multiplier effect) yang sangat besar terhadap perekonomian lokal di Jawa Timur sehingga BTN hadir tidak hanya sebagai penyedia pembiayaan tetapi juga sebagai mitra strategis para pengembang untuk bersama-sama menjawab tantangan kebutuhan dan backlog perumahan," ujar Bagus di Surabaya, Jumat, (9/10/2026).

 

 

 

Ia menambahkan, penguatan kolaborasi ini perlu ditopang oleh kemudahan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR), percepatan perizinan, penyesuaian regulasi, serta kesiapan proyek di lapangan agar pembangunan berjalan lancar. Dukungan pembiayaan pun harus mencakup dua sisi sekaligus, yakni pasokan (supply) melalui pembiayaan konstruksi dan permintaan (demand) lewat KPR.

 

"Pengembang membutuhkan dukungan pembiayaan dan layanan perbankan yang responsif, sementara masyarakat membutuhkan akses KPR yang mudah, cepat, dan sesuai dengan kemampuan mereka," tuturnya.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, BTN terus mendorong penyaluran KPR subsidi bagi MBR serta mengembangkan skema KPR komersial bagi segmen masyarakat luas, termasuk generasi muda. Langkah ini juga diimbangi dengan modernisasi sistem operasional.

 

 

 

Selain aspek pembiayaan, BTN mendigitalisasi layanan perumahan guna meningkatkan efisiensi dan transparansi proses bisnis, mulai dari pengelolaan data, pengajuan pembiayaan, pemantauan KPR, hingga integrasi layanan konsumen.

 

Lewat integrasi digital dan penguatan ekosistem perumahan bersama REI Jawa Timur, BTN optimistis laju pertumbuhan sektor properti di Jawa Timur dapat terus terpacu sepanjang tahun 2026. (ivan)