SURABAYA, PustakaJC.co – Evaluasi kinerja secara ketat memicu perombakan besar-besaran di tubuh Pemerintah Kota Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengonfirmasi pergantian 13 kepala dinas dalam kurun waktu satu tahun terakhir akibat kegagalan memenuhi target output dan outcomeyang telah disepakati.
Eri menegaskan bahwa mutasi pejabat ini murni didasarkan pada tolok ukur profesional, bukan faktor kedekatan personal. Posisi kepala perangkat daerah menuntut kemampuan eksekusi program yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dilansir darj jawapos.com, Jumat, (9/10/2026).
"Setiap pekerjaan di Kota Surabaya pasti kita lihat output dan outcome-nya," tegas Eri, Kamis (8/10).
Menurutnya, wali kota berperan sebagai pengarah atau pemimpin orkestra, sementara para kepala dinas harus mampu menggerakkan roda organisasi untuk mencapai sasaran pembangunan secara kompak.
Perubahan Pola Kerja dan Layanan Sepanjang Hayat
Guna mengoptimalkan pelayanan publik, Pemkot Surabaya mendorong transformasi pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN tidak lagi hanya bekerja di balik meja kantor, tetapi diwajibkan turun langsung ke tengah warga, salah satunya melalui penugasan di balai RW.
Pemerintah kota juga mengadopsi model pelayanan berbasis siklus hidup, di mana intervensi program dirancang untuk mendampingi warga sejak masa kehamilan hingga usia lanjut.
Eri membeberkan tujuh indikator utama yang menjadi parameter mutlak keberhasilan pembangunan daerah sekaligus ukuran penilaian kinerja jajaran pimpinannya:
- Pengurangan angka kemiskinan
- Penurunan tingkat pengangguran terbuka
- Penanganan stunting
- Penurunan angka kematian ibu dan anak (AKI/AKB)
- Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
- Pengurangan gini rasio
- Peningkatan pertumbuhan ekonomi
Eri menegaskan, program-program pemerintah tidak boleh berhenti pada formalitas administratif. Jika berbagai kebijakan yang digulirkan gagal berdampak pada perbaikan tujuh indikator tersebut, maka kepemimpinan daerah dinilai belum berhasil menjalankan tugasnya. (ivan)