Sementara itu, Ketua Harian ICCN, Vicky Arief, menjelaskan bahwa hasil dari Rakorda Jatim Creative Connect 2026 akan merumuskan poin-poin aspirasi strategi pengembangan ekraf di Jawa Timur. Usulan ini nantinya diselaraskan dengan aspirasi dari 37 provinsi lainnya di tingkat nasional.
Vicky menyoroti pentingnya penajaman posisi strategis (strategic positioning) Jawa Timur dalam peta ekonomi kreatif nasional, terutama pada aspek creative heritage, talenta kreatif, hingga teknologi produksi dan pasar ekspor.
“Kami melihat Jawa Timur perlu melakukan positioning strategic secara nasional bicara tentang creative heritage, creative talent, teknologi kreatif termasuk produksi IT, pasar, hingga ekspor,” jelas Vicky.
Rakorda ICCN Jatim 2026 ini menjadi ruang kolaborasi strategis antar pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan potensi budaya, industri, dan ekosistem kreatif daerah demi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi di Jawa Timur. (ivan)