SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur menyediakan 4.807 lowongan kerja melalui Job Fair Inklusif Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 29–30 Oktober 2026. Sebanyak 166 peluang kerja di antaranya dialokasikan bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni Keluarga Universitas Airlangga (IKA UNAIR) tersebut diikuti 102 perusahaan, terdiri atas 57 perusahaan yang berpartisipasi secara langsung dan 45 perusahaan yang membuka lowongan secara daring.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Jatim, Purwanti Utami atau yang akrab disapa Ami, menjadi salah satu pihak yang menangani upaya perluasan akses dan penempatan tenaga kerja melalui kegiatan tersebut.
Dari total lowongan yang tersedia, terdapat 718 jenis jabatan dengan beragam kualifikasi. Selain kesempatan kerja dalam negeri, tersedia pula peluang kerja luar negeri bagi 610 orang yang didominasi jabatan di sektor formal.
Job Fair tahun ini mengusung tema Your Skill, Your Opportunities, Your Brighter Future dengan tagline inklusif. Konsep tersebut menekankan kesetaraan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sesuai minat, bakat, dan kompetensi tanpa diskriminasi.
Penyediaan lowongan bagi penyandang disabilitas menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan tahun ini. Sebanyak 11 perusahaan membuka sekitar 166 peluang kerja yang dapat diakses pencari kerja penyandang disabilitas. Kesempatan tersebut berasal dari perusahaan swasta maupun BUMN dan BUMD.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar kerja agar setiap pencari kerja memiliki kesempatan yang setara untuk berkarier sesuai kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Selain lowongan pekerjaan, Job Fair Inklusif Jatim 2026 juga menyediakan 70 kesempatan magang sebagai program transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja profesional.
Bank Jatim menjadi perusahaan dengan kuota magang terbesar, yakni 60 orang. Sementara itu, PERADI menyediakan lima kesempatan, PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api Group) dua orang, PT Borwita Citra Prima satu orang, dan PT Dutakom Wibawa Putra dua orang.
Dari sektor usaha, perusahaan peserta berasal dari berbagai bidang, mulai manufaktur, pengolahan, ritel dan perdagangan, makanan dan minuman, distributor, perbankan, konstruksi, logistik, hingga telekomunikasi dan layanan digital.
Sebanyak 45 perusahaan yang membuka lowongan secara daring juga memberikan akses kepada masyarakat selama tujuh hari, mulai 31 Oktober hingga 6 November 2026.
Mulai Kembangkan Green Job Fair
Tidak hanya berfokus pada penempatan tenaga kerja konvensional, Job Fair 2026 juga mengembangkan konsep Green Job Fair atau pameran kesempatan kerja hijau.
Konsep ini mengarah pada pekerjaan yang berkontribusi terhadap pelestarian dan pemulihan kualitas lingkungan, termasuk pekerjaan yang berkaitan dengan keselamatan, kesehatan kerja, serta pengelolaan lingkungan.
Berdasarkan data lowongan yang dihimpun, terdapat 14 posisi spesifik yang berkaitan dengan bidang tersebut. Di antaranya Staff K3, Staff Lingkungan, HSE Admin, Safety Man, Safety Coordinator, HSE Staff, Safety Officer, hingga Staff QHSE.
Sejumlah perusahaan yang membuka posisi tersebut antara lain PT Timur Megah Steel, PT Mega Marine Pride, PT Insera Sena (Polygon Group), PT Usaha Utama Bersaudara, PT Yanaprima Hastapersada, PT Asia Pramulia, PT Delta Artha Bahari Nusantara, dan PT Mitra Tata Kerja.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kepedulian lingkungan, Disnakertrans Jatim melalui UPT Keselamatan Kerja juga menghadirkan layanan uji emisi kendaraan gratis di lokasi Job Fair.
Layanan tersebut menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengurangi emisi gas buang kendaraan yang berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan manusia, dan kelestarian lingkungan.
Pelaksanaan Job Fair Inklusif Jatim 2026 juga menjadi pembuka rangkaian 16 mini job fair yang akan digelar di 16 UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Jatim selama November 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut diperkirakan melibatkan 240 perusahaan dengan potensi 4.350 lowongan kerja, baik dalam maupun luar negeri, termasuk kesempatan bagi penyandang disabilitas.
Dalam rangkaian pembukaan Job Fair, Disnakertrans Jatim juga melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) untuk memperpanjang program penyebarluasan informasi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian melalui segmen Ruang Karir.
Selain itu, penghargaan diberikan kepada tiga perusahaan yang memenuhi kuota tenaga kerja penyandang disabilitas, yakni PT Pei Hai International Wiratama Indonesia di Kabupaten Jombang, PT HM Sampoerna Tbk di Kabupaten Probolinggo, dan PT Global Way Indonesia di Kabupaten Madiun.
Melalui kolaborasi dengan IKA UNAIR dan berbagai pemangku kepentingan, Pemprov Jatim berupaya memperluas informasi pasar kerja, mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, serta meningkatkan kemitraan untuk membuka kesempatan kerja yang lebih luas.
Informasi mengenai lowongan dan program ketenagakerjaan dapat diakses masyarakat melalui akun Instagram @naker_jatim dan situs resmi disnakertrans.jatimprov.go.id. (ivan)