Fraksi PDIP DPRD Jatim Soroti Anggaran Mi Instan BPBD Rp17,24 Miliar

pemerintahan | 03 November 2026 08:03

Selain pengadaan mi instan senilai Rp17,24 miliar, anggaran logistik kebencanaan BPBD Jatim juga mencakup paket sembako sebesar Rp3,81 miliar, selimut Rp9,51 miliar, terpal Rp2,75 miliar, dan kasur lipat Rp2,12 miliar.

 

BPBD Jatim juga mengalokasikan anggaran Rp5,90 miliar untuk pengadaan 1.901 unit velbed. Jika dijumlahkan, enam komponen belanja logistik kebencanaan tersebut mencapai sekitar Rp41,35 miliar.

 

Renny menilai mi instan memang memiliki keunggulan dari sisi kepraktisan, daya simpan, serta kemudahan distribusi. Namun, menurutnya, makanan tersebut tidak ideal apabila dijadikan sumber pangan utama bagi pengungsi dalam jangka waktu tertentu.

 

Ia menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda, khususnya bagi anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil. Bantuan pangan, kata dia, perlu dilengkapi dengan sumber protein, sayuran, buah-buahan, serta kebutuhan gizi lainnya.

 

“Jangan sampai bantuan hanya berorientasi mengenyangkan perut, tetapi mengabaikan kebutuhan gizi masyarakat. Dalam situasi pengungsian, kualitas makanan juga menjadi bagian penting dari perlindungan terhadap korban bencana,” ujarnya.