BLITAR, PustakaJC.co – Pemerintah mengalihkan anggaran sebesar Rp3,7 triliun untuk memperkuat dukungan kepada peternak dan petani jagung. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan bahan baku pakan, memperkuat penyerapan hasil produksi, serta menjaga stabilitas harga telur di tingkat peternak.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengatakan, pengalihan anggaran tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi peternak dari berbagai daerah, termasuk Blitar, yang sebelumnya menyampaikan tuntutan melalui aksi demonstrasi di Kantor Kementerian Pertanian di Jakarta. Dilansir dari antaranews.com, Jumat, (6/11/2026).
Hal itu disampaikan Amran saat menghadiri kegiatan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan bersama peternak ayam petelur mikro di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, (5/11/2026).
Menurut Amran, anggaran tersebut diperoleh melalui pemangkasan sejumlah pos belanja yang dinilai tidak mendesak, seperti kegiatan seminar di hotel, perjalanan dinas, hingga rehabilitasi kantor.
“Kami hari ini tunaikan janji. Setelah perwakilan peternak seluruh Indonesia, termasuk Blitar menemui kami di Jakarta, kami potong anggaran biaya seminar di hotel, perjalanan dinas, hingga rehab kantor,” kata Amran.